Kamis, 24 Maret 2011

makalah uji zat makanan


KATA PENGANTAR
            Puji syukur kami panjatkankehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “ UJI ZAT MAKANAN “.
            Dalam penyusunan laporan ini kami menemukan berbagai kesulitan, tapi kami tidak putus asa dalam menyusunya. Ucapan terima kasih sebesar-besarnya tidak lupa disampaikan kepada:
1.    Dra. Suhar Mastuti selaku guru mata pelajaran  Biologi sekaligus pembimbing.
2.    Teman-Teman dan semua pihak yang membantu terselesaikannya laporan ini baik secara langsung maupun tidak langsung.
Sebagaimana biasanya kami hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan, kami menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangan untuk itu kami mohon kritik dan saran dari siapapun yang membaca laporan ini. Dan semoga dapat bermanfaat khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca, Amin.




                                                                                    Jombang, 28 januari 2011



                                                                                                            Penulis

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1     Latar belakang
           Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Tubuh manusia memperoleh tenaga dan energi dari makanan. Namun sebelum dimanfaatkan oleh tubuh makanan terlebih dahulu diubah menjadi zat-zat makanan. Zat makanan adalah substansi yang terkandung dalam makanan yang akan dimanfaatkan oleh tubuh dalam proses metabolisme. Macam - macam zat makanan diantaranya adalah protein, lemak, vitamin, mineral, air. Masing-masing zat makanan tersebut mempunyai fungsi tersendiri bagi tubuh. Adalah untuk mengetahui zat-zat makanan diantaranya karbohidrat,protein dan glikosa maka kami melakukan penelitian UJI ZAT MAKANAN.

1.2     Rumusan Masalah
1.        Apakah ada pengaruh larutan lugol terhadap makanan?
2.        Bahan makanan apa saja yang mengandung karbohidrat?
3.        Apakah ada pengaruh larutan fehling  A + B (benedict) tehadap larutan makanan?
4.        Bahan makanan apa saja yang mengandung glukosa?
5.        Apakah ada pengaruh larutan biyret terhadap larutan makanan?
6.        Bahan makanan apa saja yang mengandung protein?

1.3     Tujuan
         Laporan ini kami buat untuk di samping untuk melengkapi tugas mata pelajaran biologi, juga yang tidak kalah penting untuk mengembangkan pengetahuan kami tentang zat-zat makanan yang terkankandung di dalam makanan yang kita makan sehari-hari.




1.4 Manfaat penelitian
                 Penelitian ini sangat bermanfaat khususnya bagi kami dapat memperoleh pengetahuan tentang zat-zat makanan yang terkandung dalam makanan serta dapat membedakan makanan-makanan yang mengandung zat karbohidrat, protein dan glukosa.


BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1     Tinjauan Pustaka
2.1.1     Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama untuk setiap aktivitas, ia merupakan senyawa organik terbesar yang biasa terdapat pada tanaman seperti gula sederhana, amilum, selulosa. Makanan yang kaya karbohidrat dapat menghasilkan rasa kenyang, mengontrol gula darah, tingkat kolestrol dan trigliserid, dan metabolisme insulin. Juga sangat penting untuk saluran pencernaan, mencegah sembelit dan masalah usus.

2.1.2     Glukosa
Glukosa, suatu gula monosakarida adalah salah satu sumber karbohidrat terpenting, yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi hewan dan tumbuhan. Glukosa merupakan salah satu hasil utama fotosintesis dan awal bagi respirasi.

2.1.3     Protein
Protein adalah senyawa organik kompleks yang terdiri atas unsur C,H,O,N dan pada beberapa jenis protein mengandung unsure S (belerang) dan P (fosfor).

2.1.4     Lemak
Lemak merupakan senyawa yang tidak larut dalam air, tetapi larut dalam eter, kloroform, benzene, atau alkohl panas.Lemak bias digolongkan menjadi lemak sederhana dan lemak kompleks

2.2     Hipotesa
1.    Ternyata ada pengaruh larutan lugol terhadap bahan makanan yang telah kita uji yaitu perubahan warna makanan berwarna ungu pada makanan - makanan yang mengandung karbohidrat diantara makanan yang telah diuji yang mengandung karbohidrat adalah roti, dan nasi.
2.    Ternyata ada pengaruh larutan biuret terhadap larutan makanan yang telah kita uji yaitu perubahan warna larutan makanan yang berwarna merah bata pada makanan yang mengandung glukosa.
3.    Ternyata ada pengaruh larutan benedic tehadap larutan makanan yang telah kita uji yaitu perubahan warna larutan makanan berwarna ungu pada larutan makanan yana mengandung protein.
4.    Ternyata ada perubahan warna terhadap kertas yang telah kita uji menjadi transparent jika di letakkan tumbukan makanan yang mengandung lemak.

  BAB III
METODE PENELITIAN
4.1     Alat dan bahan
Alat Penelitian
·         Penumbuk atau Motar
·         Platetes
·         Bunsen (pembakar spiritus)
·         Gelas Ukur
·         Baker gelas
·         Penjepit
·         Tabung Reaksi
·         Kaki tiga
·         Pipet
Bahan
·         Nasi putih
·         Roti tawar
·         Putih telur
·         Madu
·         Gula
·         Tahu
·         Kacang
·         Kemiri
Larutan
·         Lugol
·         Fehling A
·         Fehling B
·         Biuret

4.2     Cara Kerja
Uji Karbohidrat
1.    Letakkan bahan makanan
2.    Tetesi bahan tersebut dengan larutan lugol ± 5 tetes.
3.    Amati perubahan warna yang terjadi.

Uji glukosa
1.    Letakkan bahan makanan ke dalam tabung reaksi.
2.    Tetesi dengan fehling A dan Fehling B ± 5 tetes.
3.    Kocok bahan makan yang telah ditetesi dengan Fehling A dan Fehling B.
4.    Masukkan ke dalam air yang mendidih
5.    Amati perubahan warna yang terjadi

Uji protein
1.    Letakkan bahan makanan ke dalam tabung reaksi.
2.    Tetesi dengan larutan biuret ± 5 tetes.
3.    Amati perubahan warna yang terjadi
Uji lemak
1.    Siapkan kertas.
2.    Letakkan bahan makanan pada kertas
3.    Amati perubahan warna terhadap kertas.

 
BAB IV
HASIL PENELITIAN dan ANALISA DATA
4.1     Hasil penelitian
Uji Karbohidrat
No
Nama Makanan
Warna sebelum
Warna Sesudah
1
Roti tawar
Putih
Hitam / ungu tua
2
Telur
Putih
Kuning keruh
3
Nasi
Putih
Ungu tua
4
Tahu
Putih
Kuning muda
5
Gula
Putih kekuningan
Kuning pekat
6
Kacang
Coklat
Abu-abu
7
Kemiri
Putih kekuningan
Kuning pekat
8
Madu
Kuning matang
Kuning

Uji glukosa
No
Nama Makanan
Warna dicampur dengan Benedict
Warna Sesudah dipanaskan
1
Roti tawar
Biru keunguan
Oranye kecoklatan
2
Telur
Ungu
Ungu
3
Nasi
Biru muda
Biru tua
4
Tahu
Ungu muda
Merah bata
5
Gula
Hijau muda
Ungu kehijauan
6
Kacang
Ungu keruh
Coklat
7
Kemiri
Biru tua
Coklat
8
Madu
kekuningan
Kuning bata


Uji protein
No
Nama Makanan
Warna sebelum
Warna Sesudah
1
Roti tawar
Putih
Putih keruh
2
Telur
Putih
Nila / ungu muda
3
Nasi
Putih
Putih kekuningan
4
Tahu
Putih
Ungu muda
5
Gula
Putih kekuningan
Bening
6
Kacang
Coklat
Ungu muda
7
Kemiri
Putih kekuningan
Putih keunguan
8
Madu
Kuning matang
Kuning pekat

Uji lemak

No
Nama Makanan
Mengandung/ tidak
1
Roti tawar
Tidak
2
Telur
Tidak
3
Nasi
Tidak
4
Tahu
Tidak
5
Gula
Tidak
6
Kacang
Ada
7
Kemiri
Ada
8
Madu
Tidak

4.2     Analisa Data
Dari tabel di atas, diketahui bahwa nasi dan roti mengandung karbohidrat. madu, gula, dan roti mengandung glukosa. Kacang, putih telur, tahu dan roti mengandung protein. Sedangkan yang mengandung lemak adalah kemiri dan kacang tanah.

BAB V
Kesimpulan dan saran
5.1     Kesimpulan     
Dari data percobaan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa larutan lugol, Benedict, dan Biuret jika diteteskan dengan bahan makanan akan mengalami perubahan warna. Bahan makanan yang ditetesi lugol akan berubah menjadi ungu maka mengandung karbohidrat. Bahan makanan yang ditetesi Benedict dan didihkan warnanya berubah menjadi merah bata, maka bahan makanan tersebut mengandung glukosa. Dan bahan makanan yang ditetesi biuret warnanya akan berubah menjadi ungu maka bahan makanan tersebut mengandung protein. Sedangkan jika bahan makanan tersebut diletakkan pada sebuah kertas dan kertasnya berubah menjadi transparant maka bahan makanan tersebut mengandung lemak.

5.2       Saran
Penulis mengetahui bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan laporan ini. Sehingga kami meminta maaf serta memohon saran dan kritikannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar